Olahraga Berenang / Renang
Renang Gaya Bebas
Berenang adalah gerakan yang dilakukan oleh manusia atau hewan sewaktu
bergerak di air, dan
biasanya tanpa perlengkapan buatan. Berenang bisa menjadi kegiatan rekreasi dan olahraga.
Makhluk hidup berenang antara lain untuk keperluan mandi, mendinginkan
suhu tubuh, sewaktu mencari ikan, atau bergerak dari satu tempat ke tempat
lainnya di air.
Hampir semua mamalia memiliki
naluri alamiah untuk bisa berenang, termasuk di antaranya kelelawar, kanguru, tikus mondok, dan kungkang. Manusia tidak memiliki
tubuh ideal untuk hidup di air, sehingga perlu dilatih sebelum bisa berenang.
Sebagian besar monyet bisa berenang secara alami, termasuk bekantan, monyet pemakan kepiting, dan monyet
rhesus.
Hewan yang kemungkinan tidak
bisa berenang adalah jerapah, dan landak. Unggas darat bisa berenang atau mengambang untuk
beberapa lama. Burung unta, kasuari, dan kura-kura
bisa berenang.
Berenang untuk keperluan
rekreasi dan kompetisi dilakukan orang di kolam
renang. Manusia juga berenang di sungai, di danau, dan di laut sebagai bentuk
rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir semua otot tubuh
dipakai sewaktu berenang.
Daftar isi |
Teknik berenang
Ada empat gaya berenang yang umum dilakukan orang: gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu.Gaya bebas
Dibandingkan
gaya berenang lainnya, gaya bebas adalah gaya berenang yang bisa membuat orang
berenang lebih cepat. Tidak seperti halnya ketiga gaya berenang lainnya, renang
gaya bebas tidak diatur oleh Federasi Renang Internasional (FINA).Gaya bebas (bahasa Inggris: front crawl)
adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah
tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh,
sementara kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan
ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air.
Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan ke luar dari air, saat tubuh
menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil napas,
perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan.
Dibandingkan
gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat
tubuh melaju lebih cepat di air. Tidak seperti halnya gaya punggung, gaya dada,
dan gaya kupu-kupu, Federasi Renang Internasional (FINA) tidak mengatur teknik
yang digunakan dalam nomor renang gaya bebas. Walaupun sebenarnya masih ada
"gaya bebas" yang lain, gaya bebas (front crawl) digunakan hampir
secara universal oleh perenang dalam nomor renang gaya bebas
Gaya dada
Gaya
dada adalah gaya yang paling populer sewaktu orang melakukan renang rekreasi. Kepala bisa berada di atas air dalam waktu
yang lama. Orang yang sedang belajar berenang biasanya memulai dari mempelajari
gaya dada.Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada
menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu
dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua
belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti
gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan
dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan
tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.
Gaya dada merupakan gaya
berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala
dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar
gaya dada atau gaya bebas. Di antara ketiga nomor renang resmi yang diatur
Federasi Renang Internasional (FINA), perenang gaya dada adalah perenang yang
paling lambat.
Gaya punggung
Sewaktu
berenang gaya punggung, orang mudah mengambil napas, namun tidak bisa melihat
ke depan. Dalam perlombaan berenang, perenang gaya punggung melakukan
start dari dalam air. Gaya berenang sama dengan gaya bebas, namun
dilakukan dengan posisi tubuh telentang.Gaya punggung adalah berenang dengan
posisi punggung menghadap ke permukaan air. Gerakan kaki dan tangan serupa dengan gaya bebas,
tapi dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara
bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan
hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan
mulut atau hidung.
Sewaktu
berenang gaya punggung, posisi wajah berada di atas air sehingga perenang hanya
melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Sewaktu
berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah
gerakan.
Berbeda dari sikap start
perenang gaya bebas, gaya
dada, atau gaya kupu-kupu yang dilakukan di atas
balok start, perenang gaya
punggung sewaktu berlomba melakukan start dari dalam kolam. Perenang menghadap
ke dinding kolam dengan kedua belah tangan memegang besi pegangan. Kedua lutut
ditekuk di antara kedua belah lengan, sementara kedua belah telapak kaki
bertumpu di dinding kolam.
Gaya punggung adalah gaya
berenang yang sudah dikenal sejak zaman kuno. Pertama kali dipertandingkan di
Olimpiade Paris 1900, gaya
punggung merupakan gaya renang tertua yang
dipertandingkan setelah gaya
bebas
Gaya kupu-kupu
Sebagian pemula menganggap gaya kupu-kupu sebagai gaya berenang yang paling sulit dipelajari. Gaya kupu-kupu diciptakan tahun 1933, dan merupakan gaya berenang paling baru.
Gaya kupu-kupu adalah salah satu gaya berenang dengan
posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bersamaan
ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sementara kedua belah kaki secara
bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau
lumba-lumba. Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala
muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar
air.
Dibandingkan
gaya renang lainnya, berenang gaya kupu-kupu memerlukan kekuatan yang besar
dari perenang. Perenang tercepat gaya kupu-kupu dapat berenang lebih cepat dari
perenang gaya bebas. Kecepatan renang gaya kupu-kupu didapat dari ayunan kedua
belah tangan secara bersamaan. Gaya kupu-kupu adalah gaya renang terbaru dalam
pertandingan renang. Perenang gaya kupu-kupu pertama kali ikut dalam lomba
renang pada tahun 1933.
Berbeda
dari gaya bebas, gaya dada, dan gaya punggung yang umumnya dapat mudah
dikuasai, pemula perlu waktu lebih lama untuk mempelajari koordinasi gerakan
tangan dan kaki dalam gaya kupu-kupu. Sebagian besar pemula juga menganggap
gaya kupu-kupu sebagai gaya tersulit untuk dipelajari. Dibandingkan ketiga gaya
berenang lainnya, teknik gerakan yang buruk dalam gaya kupu-kupu tidak dapat
ditutupi dengan besarnya tenaga yang dikeluarkan perenang.
Pertandingan renang
Pertandingan renang dibagi
menjadi nomor renang perorangan dan nomor renang beregu. Masing-masing nomor
renang memiliki nomor renang untuk putra dan putri. Kolam renang yang digunakan
terdiri dari kolam renang dengan lintasan 50 meter dan lintasan pendek 25
meter.
Rekor dunia
Rekor
dunia yang diakui pada kolam 50 meter dan 25 meter adalah untuk jarak dan gaya
berikut ini:
- Gaya bebas: 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m, 1500 m
- Gaya punggung: 50 m, 100 m, 200 m
- Gaya dada: 50 m, 100 m, 200 m
- Gaya kupu-kupu: 50 m, 100 m, 200 m
- Gaya ganti perorangan: 100 m (hanya dipertandingkan di kolam 25 meter), 200 m, 400 m
- Estafet gaya bebas: 4 x 100 m dan 4 x 200 m
- Estafet gaya ganti: 4 x 100 m (urutan: gaya punggung, gaya dada, gaya kupu-kupu, gaya bebas).[1]
Risiko
Kecelakaan di air karena bisa
menyebabkan cedera
hingga kematian
akibat tenggelam.
Sebelum memasuki air, perenang harus mencari tahu kedalaman kolam renang,
sungai, atau laut yang ingin direnangi.
Berenang
di sungai atau di laut bisa sangat berbahaya bila datang arus deras atau ombak besar secara tiba-tiba. Orang
yang sedang dalam pengaruh alkohol dan obat-obatan dilarang untuk berenang.
Kaca mata renang bisa mencegah mata orang yang memakainya dari
iritasi. Berenang di air kotor akan menyebabkan
penyakit kulit dan iritasi mata. Di kolam renang, bakteri penyebab
penyakit dikendalikan dengan pemberian kaporit.
Pergantian air yang teratur akan meningkatkan kualitas air kolam yang sehat.
Sejarah
Lukisan-lukisan tentang perenang
dari Zaman
Batu telah ditemukan di "gua perenang" yang berdekatan dengan
Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir barat daya. Catatan tertulis tentang berenang sudah
ada sejak 2000 SM. Pada tahun 1538, Nicolas Wynman, profesor bahasa anak Jerman, menulis buku pertama tentang renang. Perlombaan
renang di Eropa bermula pada sekitar tahun 1800, dan sebagian besar peserta menggunakan gaya dada. Gaya rangkak depan, ketika itu dipanggil gaya trudgen,
diperkenalkan pada tahun 1873 oleh John Arthur Trudgen yang menirunya dari suku Indian.
Renang
merupakan salah satu cabang olahraga dalam Olimpiade
Athena 1896. Pada
tahun 1900, gaya punggung dimasukkan ke dalam Perlombaan Olimpiade
sebagai suatu acara. Pada tahun 1902, gaya trudgen terbaik dimenangi oleh Richard Cavill, menggunakan tendang keribas. Persatuan renang dunia yang pertama, Federation
Internationale de Natation, dibentuk pada tahun 1908. Gaya kupu-kupu yang pada awalnya merupakan salah
satu kelainan gaya dada diterima sebagai suatu gaya tersendiri pada tahun 1952.
Referensi
Pranala luar
@
Cara mencegah tenggelam dan keselamatan
di air dari Rumah Sakit Anak-Anak Seattle dan Washington State Drowning
Prevention Network.

Komentar