Karbu yamaha Byson dibuat model skep
Karburator
jenis vakum / constant velocity (CV) ialah salah satu karbu yang banyak
diterapkan pada motor baik matic dan non matic. tentunya hal ini bukan tanpa
alasan, penggunaan karbu jenis ini ialah demi menekan emisi gas buang sehingga
motor lebih ramah lingkungan dan irit bahan bakar. akan tetapi karburator jenis
ini dinilai lebih lambat merespon bukaan gas daripada jenis konvensional
sehingga berdampak dengan berkurangnya performa motor. disisi lain karbu jenis
ini juga memiliki penyakit yaitu jika skep sudah mulai baret dan karet vakum
sudah mulai melar akan menyebabkan gerakan skep menjadi ngadat dan membuat skep
macet sehingga motor susah hidup dan performa motor jadi gak karuan. serta
harga kedua part tersebut terbilang cukup mahal. sehingga sungguh sangat
merepotkan bagi yang kantongnya pas-pasan.
Dari alasan
diatas, penulis mencoba memberi solusi bagi pemilik motor yang motornya
menggunakan karbu jenis vakum dan karbunya sudah mulai menunjukkan gejala
diatas dengan harga terjangkau. hal yang paling memungkinkan ialah
menggabungkan cara kerja karbu vakum dan konvensional menjadi suatu sistem cara
kerja baru yang lebih kompleks.
berikut
rincian tahapan percobaan :
Motor yang
digunakan ialah yamaha byson
alasan
:
1. karena
dari beberapa motor yang menggunakan karbu vakum byson lah yang karbunya sering
bermasalah.
2. karena
karbu byson memiliki Throttle Position Sensor (TPS), jika diganti dengan karbu
konvensional sensor tersebut tidak akan bekerja dan mempengaruhi kinerja mesin.
3. karena
pengguna motor ini lumayan banyak dan rata-rata mengalami hal yang sama yaitu
karbu yang ngadat.
Bahan dan alat yang harus disediakan
1. kabel gas
GL pro neotech
2. lem
serbaguna
3. solder
4. tang pemotong
5. benang jahit
6. kunci dan obeng
7. setelan rem sepeda
3. solder
4. tang pemotong
5. benang jahit
6. kunci dan obeng
7. setelan rem sepeda
|
Bahan yang diperlukan
|
|
Setelan rem sepeda
|
langkah-langkah
1. potong
pentolan kabel gas untuk ke skep
|
potong yang tanda merah
|
2. lubangi
bagian atas karburator
|
ukuran lubang kira-kira 5-7 mm
|
3.
masukkan setelan rem ke lubang yang sudah dibuat
|
setelan rem berfungsi sebagai pengatur ketinggian
setelan skep
|
|
tampak bawah
|
|
tampak atas
|
4.
masukkan kabel gas yang sudah dipotong td ke bagian atas kaburator kemudian
pasang per disertai skep beserta karet vakum.
|
masukkan ke salah satu lubang bawah skep
|
|
lilitkan benang diujung kabel sebesar lubang
kemudian lem benang tersebut
|
|
penampakan rangkaian, siap untuk dirakit
|
5. rakit
kembali komponen seperti semula kemudian pasang kabel gas ke selongsong grip
gas pastikan jalur kedua kabel gas tidak terganggu dan dalam keadaan bebas.
|
lakukan penyetelan jarak main antara katup(A) dan
skep (B)
|
setelan
kombinasi jarak main tiap motor berbeda-beda, lakukan penyetelan sehingga
diperoleh setelan yang pas antara A dan B. usahakan A bergerak terlebih dahulu
sebelum B dan atur ulang kembali setelan angin. coba hidupkan motor dan
kemudian geber-geber gas untuk mengetahui setelan yang pas, alangkah baiknya
disertai tes jalan.
6. rakit
semua komponen seperti sediakala
hasil test :
1.
akselerasi meningkat serasa memakai karbu konvensional , gas ngisi disemua
rentan rpm.
2. konsumsi
bbm dalkot 32-37 kmpl, lukot 40-42kmpl. berkendara normal kec rata"
60kmpj.
3. top speed
sama saja dengan sebelumnya hanya untuk mencapainya diperlukan waktu yang
relatif lebih singkat.
4. enak
untuk berakselerasi di jalan menanjak dan untuk menyalip kendaraan.
Nb:
1. untuk
yang memakai knalpot racing disarankan melakukan setting ulang spuyer / Main
Jet dan Pilot Jet serta kerenggangan klep untuk hasil yang maksimal.
2. jika
ingin diterapkan pada motor lain ada penyesuaian dari bahan dan
langkah-langkah, tp kurang lebih sama.
3. hasil
dapat berbeda pada tiap-tiap motor, tergantung setelan masing-masing motor.













Komentar